GPS Versi Qaishar

Sebuah episode tidak terduga terjadi hari ini, hari terakhir UTS. Karena ini hari Jumat, anak-anak cepat pulang. Jam 11 mereka sudah pada dijemput. Aku juga nunggu jemputan soalnya Bapak biasa jemput setelah jam 1. Tadi, minta dijemput jam 11, Bapak bilang tunggu dulu. Jadi deh sambil nunggu Bapak, aku ngecharge HP dulu sambil internetan. Saking asiknya, ternyata sekolah udah mau dikunci tapi aku gak tau masih ada empat orang anak yang belum dijemput. Mereka anak kelas dua. Ayudiah, Aira, Abdillah sama Qaishar. Sambil nunggu jemputan aku akhirnya nemenin mereka dulu. Satu per satu udah dijemput. Abdillah trus Ayudiah dan akhirnya Aira ikut Ayudiah. Tinggallah aku berdua sama Qaishar. Dia bilang dia lapar, akhirnya aku beliin dia roti. Habis dia makan, pengennya dia sholat Jumat dulu tapi keburu Bapak datang. Nah, di sini mulai bingung. Kalo aku pulang, si Qaishar sama siapa? Masa dia nunggu jemputan sendirian? Ya udah aku putusin nganter dia tapi dia ikut pulang dulu ke rumah biar Bapak bisa Jumatan. Oke fix si Qaishar ikutan pulang ke rumah. Setelah itu aku nganterin dia.

Masalah lain adalah dia masih 7 tahun. Masih bocah belum ngerti nama jalan, tempat atau sejenisnya. Tapi alhamdulillah dia tau arah rumahnya. Jadilah akhirnya aku nganterin dia bermodal GPS versi dia sendiri. Alhamdulillah lagi, jalan menuju rumahnya gak sulit dan dia hafal jalannya. Sementara kita pulang berdua, semua orang sibuk nyariin dia dan khawatir kalo dia kenapa-napa. Alhamdulillah, aku nyampe rumahnya dan ibunya gak panik lagi. Aku gak sempat masuk (harusnya sih ikut masuk minimal ke depan pintu. Dasar introvert~). Dengan sampainya Qaishar ke rumahnya, berakhir pula episode nganter Qaishar. Ya, itung-itung petualangan siang bolong. Hari Jumat pula (haha apa hubungannya ya?)

Hari ini bener-bener nashrullah buat Qaishar. Aku gak tau apa yang akan terjadi kalo aku ninggalin dia sendirian di sekolah. Kalo bareng anak kelas tinggi mungkin aku juga bakalan sama khawatirnya, apalagi ini anak kelas dua. Entah hari ini aku bisa disebut pahlawan kesiangan (karena emang kejadiannya siang bolong) atau pahlawan dadakan. Sama kayak aku nganterin tiga bocah, Aqilah bersaudara maghrib-maghrib waktu itu karena umminya kejebak hujan. Mungkin itu namanya The Power of Kepepet. Tapi aku bersyukur bisa ada untuk mereka. Pas aku nulis ini masih kebayang gimana wajah capeknya si Qaishar. Gimana Aqilah sama Dzakiroh plus Fakhiroh cuma bertiga nunggu di sekolah. Cuma emang Aqilah udah rada gede (tapi tetap aja mereka anak perempuan dan Aqilah masih kelas lima), apalagi si Qaishar masih kelas dua dan sendirian. Mana tega aku ninggalin dia sendirian? Ninggalin mereka berempat aja aku gak tega, apalagi ninggalin dia sendirian? Dan keputusanku tepat. Meskipun orang tuanya sempat khawatir, tapi aku bisa nyelamatin si Qaishar.

Aku berterima kasih karena Allah bikin skenarionya kayak gini. Bapak telat jemput dan masih ada aku di sekolah. Aku berterima kasih karena Allah menguatkan aku untuk bisa reliable buat anak-anak. Aku berterima kasih sama diriku yang sudah mengambil keputusan di saat-saat kepepet dan aku berterima kasih karena aku bisa nyetir, minimal motor hehe. Alhamdulillah ‘alaa kulli haal untuk hari ini. Termasuk aku bisa nganterin Umminya Syaddad pulang pas jemputannya gak bisa datang. Aku berterima kasih karena aku masih bisa berguna untuk orang lain saat aku sendiri gak tau apa yang bisa aku lakukan untuk orang lain.

Semoga aku bisa belajar dari hari ini. Hari dimana aku hampir menyerah pada diriku sendiri dan merasa tidak berguna. Dan sekali lagi Allah menunjukkan padaku bahwa aku masih bisa melakukan sesuatu untuk orang lain.

Kendari, 18 Jumadil Akhir 1438 H. 17 Maret 2017.

@ 11:32 PM.

Advertisements

Author:

Muslimah | 92 Line | INFP | Free Spirit "A" Type | Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia | Islam Rahmatan Lil 'Alamin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s