Karena Tidak Semua (Selalu) Bisa Dibagi

Karena tidak semua selalu bisa dibagi, seseorang butuh waktu dengan dirinya sendiri.

Karena tidak semua selalu bisa dibagi, terkadang seseorang tidak butuh nasehat, tapi butuh didengarkan lebih dahulu.

Karena tidak semua selalu bisa dibagi, terkadang seseorang butuh ditunggu.

Karena tidak semua selalu bisa dibagi, hal itu menjadi sulit bagiku yang suka berbagi.

Karena tidak semua selalu bisa dibagi, sulit bagiku untuk bisa memahami dengan mudah.

Karena tidak semua selalu bisa dibagi, terkadang aku tidak melakukan apapun.

Karena tidak semua selalu bisa dibagi, aku hanya bisa menunggu.

Karena tidak semua selalu bisa dibagi, aku berakhir dengan melepaskan.

Dan sejujurnya aku benci. Aku benci berhadapan dengan keadaan dimana aku tidak mampu memahaminya dengan cepat. Seperti ketika satu per satu orang yang harus kupertahankan sudah tidak mampu kugapai lagi tangannya.

Malang, 17 April 2016. 10:21 AM. Perang dimulai lagi.

Advertisements

Author:

Muslimah | 92 Line | INFP | Free Spirit "A" Type | Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia | Islam Rahmatan Lil 'Alamin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s