Detik Pertama

Hari ini,

detik pertama meruntuhkan dinding kesombonganku…

menguras air mata penyesalanku

Bagaimana tidak?

Para sahabat disandingkan di hadapanku

Mendengar nama mereka saja aku tak sanggup

Tak sanggup kubendung air mataku

Pun saat mendengar nama Rasulullah disebut

beserta segala pengorbanannya

 

Hari ini,

detik pertama menamparku dengan segala realitanya

Menempuk pundakku untuk kembali bangkit dan berdiri

Meletakkan cermin besar di hadapanku

Menunjukkan siapa diriku

Dimana posisiku

Apa amanahku

 

Hari ini,

detik pertama mengembalikan jiwaku

Melegakan helaan nafasku

Detik pertama

Aku kembali padaMu…

2016.01.17

Advertisements

Author:

Muslimah | 92 Line | INFP | Free Spirit "A" Type | Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia | Islam Rahmatan Lil 'Alamin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s