Pentas Kita

Kita hanyalah segelintir orang

Yang gigih melawan arus dunia

Kita hanyalah segelintir orang

Yang berusaha teguh

Dalam menggenggam kebenaran

Kita hanyalah segelintir orang

Yang menantang apatisme semesta

Kita hanyalah segelintir orang

Yang terus berusaha

Membangun keyakinan di atas utopia

Jika dunia ibarat panggung

Panggung kita bukan panggung gemerlap

Pun tak berpenuh teriakan cinta para penggemar

Panggung kita adalah realita

Panggung kita adalah kehidupan itu sendiri

Di sinilah kita berpentas

Bersuara dari satu pentas ke pentas yang lain

Di pentas inilah kita bersuara

Menyuarakan perubahan hakiki

Tak sekedar perubahan sesaat

Di sinilah kita berpentas

Berhadapan dengan realita

Memeluk erat caci maki

Menggenggam ketakutan

Menelan semua keraguan

Di sinilah kita berpentas

Dengan lisan kita lantang bersuara

Bahwa kehidupan hanya Allah yang punya kuasa

Bahwa kehidupan hanya berhak diatur olehNya

Di sinilah kita berpentas

Dengan udara sebagai pengeras suara

Dengan langit dan terik mentar sebagai saksi

Dengan semesta sebagai penonton terbaik

Di sinilah kita berpentas

Dalam lelah hari

Dalam pedih mimpi

Namun satu yang kita yakini

Kebenaran yang kita junjung tinggi-tinggi

Di sinilah kita berpentas

Dalam realita perjuangan

Di sinilah kita berpentas

Dalam ruang kehidupan

Malang, 25 Oktober 2015.

Advertisements

Author:

Muslimah | 92 Line | INFP | Free Spirit "A" Type | Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia | Islam Rahmatan Lil 'Alamin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s