Mari Menulis (Lagi)

Rasanya lama sekali saya tidak menulis di blog. Melihat teman-teman yang istiqomah menulis di blog rasanya ingiiiin sekali segera menulis. Padahal sih sebenarnya tinggal nulis aja kan? Tapi, mesti ada aja alasan ini-itu sana-sini. Padahal, bisa atau tidaknya tergantung mau atau tidak meluangkan waktu untuk menulis dan posting. Gak perlu panjang, yang penting berbobot.

Sebenarnya saya benar-benar gak vakum nulis. At least, saya nulis status. Tapi, alasan lain adalah karena saya berpikir bahwa saya harus menulis sesuatu yang sudah saya jalani agar bisa menjadi ibrah, tidak hanya bagi saya. Kadang saya menulis sesuatu yang sebenarnya ingin saya capai tapi belum saya lakukan, akhirnya sekedar menjadi angan-angan. Quotes berlimpah, tulisan inspiratif tumpah-ruah, tapi ya gitu… Semuanya sekedar reminder tapi tidak berpengaruh dalam aktivitas. Padahal, reminder itu kan agar segera melakukan apa yang belum dilakukan.

So, satu-satunya cara adalah mari menulis (lagi). Menulis yang bermanfaat bagi kebangkitan umat. Menulis bukan biar dapat pujian. Menulis tanpa peduli dibaca atau tidak. Menulis untuk perubahan. Menulis untuk revolusi.

Advertisements

Author:

Muslimah | 92 Line | INFP | Free Spirit "A" Type | Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia | Islam Rahmatan Lil 'Alamin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s