Ketika Sang “Desainer” Pulang Kota

Minggu-minggu yang luar biasa. Seperti naik Roller Coaster. Saat di puncak, jatuhnya tidak kalah mengerikan. Dan tidak terasa tahun telah berganti. Semester ganjil sudah berada di penghujungnya. Ada banyak hal yang harus direnungkan. Sebentar, sebentar, ngomong apa saya barusan?

Baiklah, kali ini saya akan bercerita tentang kejadian yang baru saja saya alami. Seperti judulnya, teman saya yang merangkap desainer untuk acara kajian mingguan sedang pulang ke rumahnya. Kenapa saya tulis “Pulang Kota”? Karena emang dia tinggalnya di kota. Di kota yang dekat dengan ibukota negeri ini. Yah, seperti kejadian yang sudah-sudah, kalo dia gak ada pasti repot. Karena gak satupun orang dari tim saya bisa desain, termasuk saya sendiri. Yah, sebut saja itu bencana.

Karena sang Desainer sedang pulang, otomatis saya harus mencari teman lain yang bisa membantu. Alhamdulillah ada teman yang bersedia menawarkan diri. Tapi, karena ada beberapa hal, jadi desainnya gak bisa dipakai. Dan terpaksa saya mengerjakannya dengan modal “nekat”. Modal nekat saudara-saudara. Sebenarnya, sebelum-sebelumnya saya sudah pernah membuat desain publikasi, tapi tentu saja hasil kerja saya jauh dari hasil kerja teman saya yang desainer itu. Pastinya memang karena dia meluangkan waktu lebih banyak di dunia desain grafis. Jadilah hari ini saya mencoba membuat sebuah publikasi yang yah, maklum saja kalo hasilnya kurang bisa diharapkan saking amatirnya saya. Dan saya pikir saya harus belajar ekstra keras. Setidaknya teman saya satu lagi jauh lebih bagus di aplikasi yang berbeda untuk ukuran amatir. Setengah jam saya habiskan buat ngutak-ngatik tools. Import gambar gak berhasil ngasih efek dan akhirnya saya putuskan saya bermain dengan warna, font dan shape saja, daripada publikasinya gak jadi.

Dua setengah jam saya habiskan pedekate dengan aplikasi keren itu (saking kerennya saya gak ngerti). Jadi? Iya, jadi. But, it was too plain, I think. Berasa ada yang kurang. Ya, kurang nyeni 😀 Dan saya harus mengakui kalo sense of art saya sering non aktif tiba-tiba 😀 Saya jadi ingat, semalam teman saya bilang pas saya ngasih penilaian tentang desainnya, “Ini bedanya anak Sastra sama anak biasa”. Dipikirnya saya paranormal kali 😀 Tapi, menilai itu lebih mudah daripada berkarya. Dan saya merasakannya sendiri. Baru beberapa jam yang lalu.

Pelajaran yang bisa saya petik hari ini adalah :

  1. Jangan mengandalkan satu orang saja bahkan untuk satu hal, kalo hal itu penting. Seperti hari ini. Ketika sang Desainer pulang kota. Dan itu berarti saya harus mempersiapkan orang-orang yang bisa menggantikan sang Desainer. Dan pastinya saya harus nunjuk muka saya sendiri dulu. (Habis ini ngejar dua adik kece itu biar gak sendiria haha :D)
  2. Saya teringat perkataan Imam Syafi’i. “Jika kau tidak sanggup menanggung beban belajar, maka bersiaplah menanggung perihnya kebodohan”. Namanya belajar, pasti susah payah. Tapi, ketika sudah ada hasilnya, rasanya legaa. Meskipun masih banyak yang harus dievaluasi. That’s what Allah wants us to learn about.
  3. Ternyata, desain grafis itu asik 😀 Selama ini saya lebih tertarik dengan audio visual seperti videografi karena saya aslinya gak bisa gambar. Doodling saya aja kalah sama Irda, anak PJ saya yang umurnya baru 5 tahun lebih -___-“ Tapi, hari ini saya belajar. Bahwa kerja keras gak ada yang sia-sia. Meski baru mainan warna, font sama shape Tapi, pas lihat aplikasi desain grafis yang lain, udah kebayang fungsi tools-nya. Namanya juga mirip 😀 (Tiba-tiba keinget skripsi :P)
  4. Don’t even give up on something worth. Kata musyrifah saya, cita-cita butuh DUIT (Doa, Usaha, Ikhlas, Tawakkal).

Last but not least, inilah hasil mainan saya 😀

Versi Bookmark
Versi Bookmark
Versi Pamflet
Versi Pamflet

Shelter, 5 Januari 2014. 09:53 AM. Ayo nyetak!

Advertisements

Author:

Muslimah | 92 Line | INFP | Free Spirit "A" Type | Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia | Islam Rahmatan Lil 'Alamin

One thought on “Ketika Sang “Desainer” Pulang Kota

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s