Manual Guide

tumblr_me62isLLQG1qfwp61o1_500Ketemu lagi file tepat setahun yang lalu. Cepet banget waktu berlalu. Pas jamannya maba KRS-an

==================================================================

Gak terasa udah di penghujung bulan Januari. Perasaan baru aja kemarin UAS dan mulai libur. Eh, sekarang udah mulai nyusun Kartu Rencana Studi (KRS) semester baru. Sebenarnya mulai hari Senin, tapi ternyata ditunda dan itu menyebabkan seisi fakultas mengeluh kecewa, soalnya udah pada mudik dan balik lagi -maksudnya biar cepat-cepat pulang lagi ke rumah- eh harus ditunda sampai hari Rabu. Akhirnya, semua pada menggerutu. Tiap detik mantengin SIAM (Sistem Informasi Akademik Mahasiswa) berharap ada keajaiban KRS-nya dibuka sama bagian pengajaran. Ternyata oh ternyata, sayang sejuta sayang, yang ada malah pengumuman, “KRS FIB ditunda sampai hari Rabu, 23 Januari 2013”. Makin galau binti nelangsa aja mahasiswa di fakultas saya.

Nah, kalo di atas itu menimpa mahasiswa secara umum. Tapi, ada lagi nih yang bikin tambah galau. Terutama buat maba (mahasiswa baru). Gimana gak galau? Sampai detik mereka mau nyusun KRS, ternyata buku Panduan Akademik yang isinya mata kuliah yang harus diambil belum ada. Dan ini sudah terjadi sejak tahun lalu. Tahun lalu sampai ada mahasiswi semester dua yang ngambil mata kuliah semester 4 hanya gara-gara gak tau mata kuliah buat semester 2 apa aja. Mereka jadi asing sendiri di tengah senior-senior yang wajahnya udah kadaluarsa *ups*

Hal serupa juga terjadi dengan angkatan tahun ini. Mereka bingung sama mata kuliah yang harus diambil apa aja. Bisa jadi susunannya berbeda dengan yang tahun lalu apalagi yang dua tahun lalu. Parahnya, buku pedomannya belum ada sampai sekarang. Dan dosen pembimbing akademik pun hanya mengarahkan untuk langsung nyusun sendiri KRSnya. Lalu, apa yang akan terjadi dengan maba-maba itu? Bisa dipastikan, mereka akan kebingungan dan galau dengan mata kuliah mereka semester ini.

Oke, kalo masalah buku Pedoman Akademik tadi kita bawa ke lingkup yang lebih besar, contohnya kehidupan maka kita akan menemukan bahwa dalam hidup kita butuh yang namanya pedoman hidup atau bahasa kerennya manual guide. Nah, kalo kita yang Muslim nih pasti udah sering dengar statement yang mengatakan bahwa Islam adalah jalan hidup. Dan Allah swt mengutus Rasulullah saw. dengan membawa Al Qur’an sebagai pedoman hidup. Kalo seorang Muslim ditanya tentang ini mereka pasti jawab sepatu, sepakat bin setuju. Sampai situ, deal.

Tapi, fakta di lapangan sangat berbeda dengan statement yang ada di atas. Hari ini, kaum Muslimin di seluruh dunia pada galau. Kaum Muslimin udah kayak orang tersesat, bingung harus kemana membawa arah hidupnya *ceilee puitis amat* Padahal, katanya Islam adalah jalan hidup, Al Qur’an adalah pedoman hidup, tapi kok masih galau? Wah, berarti ada yang gak beres dengan kaum Muslimin saat ini. Gak di Indonesia, gak di luar negeri sama aja. Krisis multidimensi menimpa kaum Muslimin dan mengakibatkan penderitaan luar biasa pada mereka. Kemiskinan, degradasi moral, korupsi, dsb. Kenapa kok bisa kayak gitu? Mau Tau Aja atau Mau Tau Banget? *istilah apapula itu?* Oke, let’s cekidot.

Saat ini kaum Muslimin masih menjadikan Islam sebagai akidah. Oke, itu bener karena mereka masih percaya pada keesaan Allah dan kerasulan Muhammad saw meskipun ada juga tuh yang nyerempet kesana-kemari tapi bukan mereka yang akan dibahas. Okelah kaum Muslimin juga masih membaca al Qur’an sampai ada lomba MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an) segala. Tapi, pada faktanya, dalam menjalani kehidupannya kaum Muslimin tidak menjadikan apa yang dibawa oleh Rasulullah yakni Islam yang ajarannya terpancar dalam al Qur’an sebagai pedoman hidup mereka. Udah tau ada buku pedoman, tapi gak dipake. Wajar kan kalo jadi galau akhirnya? Apa karena mereka tidak tahu? Mereka tahu, tapi parahnya saat ini kaum Muslimin gak pake buku pedoman yang dihadiahkan Allah kepada mereka, yakni Al Qur’an. Kaum Muslimin malah ridho pake buku pedoman dari orang asing, yakni Barat dan antek-anteknya. Analoginya sederhana, mau mengoperasikan laptop tapi pake buku pedoman mesin cuci. Apa nyambung kalo kayak gitu? Pastinya gak. Allah sudah menurunkan Al Qur’an sebagai petunjuk.

Allah swt berfirman:

Kitab (Al Quran) Ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa” (TQS. Al Baqarah [2] : 2)

Tetapi saat ini kaum Muslimin justru bangga dengan hukum buatan manusia. Kaum Muslimin masih cinta buta dengan Demokrasi yang jelas-jelas menjadikan kedaulatan ada di tangan manusia. Manusia bebas membuat aturan kehidupan sendiri. Padahal, sebenarnya buku panduannya sudah ada. Jadi, wajar, sekaffah-kaffahnya Demokrasi diterapkan tetap aja cacat di sana-sini adalah sebuah keniscayaan. Mau dibenerin kayak apa juga gak bakalan bisa menyejahterakan. Karena Demokrasi hanyalah tameng dari sistem yang sebenarnya yakni Kapitalisme-Sekularisme yang mengukur segala sesuatu dengan materi dan kemanfaatan semata.

Padahal, Allah swt sudah memperingatkan dalam firmanNya :

“Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?” (TQS. Al Maidah [5] : 50)

“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan Karena perbuatan tangan manusi, supay Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)” (TQS. Ar Ruum [30] : 41)

“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.” (TQS. Thahaa [20] : 124)

Dan Allah juga sudah menjanjikan kepada kita jika kita menjadikan aturanNya sebagai pedoman hidup kita.

“Seandainya penduduk negeri itu beriman dan bertakwa niscaya Kami bukakan bagi mereka berkah dari langit dan bumi, akan tetapi mereka malah mendustakan maka Kami pun menyiksa mereka disebabkan apa yang dulunya mereka upayakan.” (Al-A’raf: 96)

Tapi sob, masalahnya pedoman itu (Al Qur’an) gak bisa diterapkan tanpa sebuah institusi besar bernama negara karena Al Qur’an itu mencakup seluruh aspek kehidupan manusia. Trus, ada gak negaranya? Ada dong. Namanya Daulah Khilafah Islamiyyah. Hanya Khilafah yang pasti akan menerapkan hukum Allah secara sempurna. Sayangnya, sekarang Khilafah sedang tidak ada di tengah-tengah kaum Muslimin sehingga kegalauan mereka bertambah. Tapi, tenang aja karena Allah dan RasulNya sudah menjanjikan Khilafah bakalan tegak lagi.

Allah swt berfirman :

“Dan Allah Telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa dia sungguh- sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana dia Telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang Telah diridhai-Nya untuk mereka, dan dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, Maka mereka Itulah orang-orang yang fasik”. (TQS. An Nuur [24] : 55)

Rasulullah saw bersabda :

“Kenabian akan terjadi di tengah-tengah kalian dan berlangsung selama Allah menghendaki. Kemudian Allah akan mencabut jika berkehendak untuk mencabut. Kemudian akan ada Khilafah yang mengikuti manhaj kenabian dan berlangsung selama Allah menghendaki. Kemudian Allah akan mencabut jika menghendaki untuk mencabut. Kemudian akan kekuasaan yang menggigit (zhalim) dan berlangsung selama Allah menghendaki. Kemudian Allah akan mencabut jika Allah berkehendak mencabut. Kemudian akan kekuasaan diktator dan berlangsung selama Allah menghendaki. Kemudian Allah akan mencabut jika berkehendak untuk mencabut. Kemudian akan Khilafah yang mengikuti manhaj kenabian. Kemudian beliau diam”. (H.R. Ahmad)

Nah, sob daripada loe pade galau mikirin hidup yang udah semakin edan ini, mending balik deh ke Islam. Kaji Islam lebih dalam, sampaikan dan perjuangkan hingga ia diterapkan dalam sendi-sendi kehidupan. Yosh! Semangat 1453!

Khairunnisa, January 22th 2013. 20.57

Advertisements

Author:

Muslimah | 92 Line | INFP | Free Spirit "A" Type | Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia | Islam Rahmatan Lil 'Alamin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s